Berusaha menjadi lebih baik.

Jangan Malu Bilang Cinta (Farchan dan Naswa) Request

Rafsablog.id – Halo pembaca setia, di artikel kali ini kami akan berbagi sebuah cerita dongeng sebelum tidur panjang untuk pacar. Sebelum itu saya akan sedikit membahas alur cerita atau sinopsis dongeng ini.

Menceritakan tentang kisah Farchan yang pada saat itu menjadi mahasiswa aktif di organisasi dan masuk dalam kategori most wanted di kampus bertemu dengan seseorang yang membuat ia luluh.

Orang tersebut adalah Naswa, anak dari Arsitektur. Pertemuan pertama mereka berawal dari kantin kampus yang membuat hubungan mereka menjadi seru. Beberapa ketegangan muncul saat Adik Farchan yang bernama Selly itu datang dan beberapa kali membuat Naswa merasa tidak enak.

Cerita dongeng sebelum tidur ini cukup panjang dan bisa Anda berikan untuk pacar karena ceritanya yang menarik dan sedikit haru di akhir cerita. Anda juga mencari artikel ini dengan kata kunci Dongeng sebelum tidur Farchan dan Naswa (request).

Sebelum melanjutkannya Mungkin Anda juga berminat dengan dongeng di bawah ini.

Cerita Dongeng Sebelum tidur Panjang Untuk Pacar tentang Farchan dan Naswa (Request)

Kami ingatkan juga bahwa Anda bisa request cerita dongeng sebelum tidur disini dengan cara menulis di kolom komentar.

Jangan Malu Bilang Cinta

(Farchan dan Naswa)

“Chan! Mau kemana?? Ini belum selesai!”

Teman-temannya di ruang senat langsung berdiri saat Farchan dengan santai mencangklong tas lalu keluar dari ruang rapat.

“Bilangin sama anak-anak, hubungin gue kalo udah punya konsep acara yang jelas.. gue males rapat kalo isinya cuma bedebat ga ada ujung”. Ujar Farchan kepada salah seorang rekannya sambil melenggang keluar.

Hari ini ada kuliah umum jam 10, tapi Farchan memilih duduk di pojokan kantin dengan segelas kopi di mejanya. Matanya terpaku ke ujung meja beberapa meter di depan, tempat seorang gadis tengah asik dengan drawing tab nya.

Kali kesekian Farchan menemukan gadis itu disana. Entah anak fakultas mana. Sepertinya anak baru, karena Farchan yang aktivis kampus sudah pasti mengenal para junior dan seniornya.

Gadis itu sesekali meniup rambutnya yang menjuntai ke depan agar tidak menghalangi pandangan. Farchan sedikit terhibur melihatnya.

“Hai, boleh duduk disini?”

Akhirnya Farchan nekat juga menghampiri gadis itu. Gadis itu terlihat cukup kaget tapi langsung mengiyakan.

“Gue Farchan, anak Teknik Elektro … elo?”

“Naswa, Arsitektur…” Jawab gadis itu pelan.

“Anak baru?” tanya Farchan kembali.

Gadis itu mengangguk lalu mempersilahkan Farchan duduk didepannya.

Cerita Dongeng Sebelum tidur Panjang Untuk Pacar

Baru beberapa menit mereka berbasa basi, mendadak seseorang mengalungkan lengannya dipundak Farchan. Seorang gadis cantik.

“Chan! Ketemu juga disini, kamu kemana aja sih…iMess aku kok ga dibales” Rengek gadis itu manja sambil sesekali melirik kea rah Naswa.

Merasa kurang nyaman, Naswa pun segera membereskan tasnya dan beranjak dari meja kantin.

“Chan, sorry ya gue ada kelas”, ujar Naswa sekedar beralasan.

Setelah Naswa pergi, Farchan segera melepaskan tangan gadis itu dengan kesal.

“Lo tuh kenapa sih, ga usah bikin orang kesel napa sih…”.

Bukannya marah, gadis cantik itu malah tertawa.

“Gue penasaran aja sama reaksi cewek-cewek yang baru gue liat.. Lucu juga ya, tuh cewek sampe kabur”

“Gila lo.. lama-lama lo bakal bikin gue gak laku di kampus ini..”

“Yeeey itu mah salah lo sendiri kalo gak laku, muka lo pas-pas an…”

“Shelly, kalo muka gue pas-pasan berarti lo juga sama dong… secara lo kembaran gue”

Shelly si gadis cantik itu langsung tergelak. Jelas-jelas Farchan masuk category most wanted di kampus mereka, mana ada dia gak laku. Farchan nya aja yang terlalu picky dalam urusan pacaran. Susah menaklukan gunung es di hatinya.

“Jangan bilang lo naksir tuh cewek yang barusan ya Chan…”

“gue lagi usaha woy dan elo gagalin seenaknya!”

Sambil mengobrol dengan Shelly, tak sengaja Farchan melihat sesuatu di atas meja. Flashdisk. Pasti milik Naswa yang pergi terburu-buru.

Merasa punya alasan untuk mencari Naswa, Farchan pun langsung menyingkir dari kantin.

**

Cinta itu selalu mencari jalannya sendiri.

Naswa bukan tidak kenal siapa Farchan. Dia bahkan sudah mengidolakan seniornya itu sejak acara penerimaan mahasiswa baru berlangsung. Siapa yang tidak kenal Farchan? Idola gadis sekaligus emaknya karena reputasinya yang super clean.

Pertemuannya siang tadi di kantin sedikit membuat jantungnya olahraga lebih keras. Walau berakhir dengan rasa kurang nyaman akibat kehadiran Shelly yang belum diketahuinya sebagai kembaran Farchan, nyatanya pertemuan itu cukup membekas.

“Naswa, silahkan presentasikan tugas minggu lalu..”

Suara dosen membuyarkan lamunan Naswa. Ini salah satu mata kuliah penting yang harus dilewati dengan nilai A, karenanya Naswa mati-matian menyiapkan gambar terbaiknya. Tapi …

“Shit… FD ku mana …”

Naswa bolak balik mencari flashdisk di tasnya.

“Naswa silahkan maju, atau kamu lupa mengerjakan tugas dari saya??” suara dosen yang terkenal killer itu menggema di ruangan.

DOK DOK DOK

Suara ketukan yang mirip gedoran di pintu, membuyarkan perhatian semua mahasiswa di dalamnya. Terlebih lagi saat sesosok tinggi menjulang masuk dan sukses membuat para gadis berbisik-bisik riuh.

Ada apa gerangan idola Teknik nyasar ke kelas Arsitektur?

“Maaf pak, Ijin mengembalikan flash disknya Naswa… tadi tertinggal di kantin”. Jelas Farchan.

Sekelas pun langsung riuh mendengarnya.

Jadi Naswa makan bareng Farchan di kantin? Yup!! Gossip panas yang akan segera menggelinding mengalahkan gossip hot lainnya.

Naswa segera meraih flashdisknya dengan tatapan terima kasih.

“Anu.. sebagai ucapan terima kasihnya, aku boleh minta nomor HP kamu kan?”.

Sontak semua orang berseru mendengar ucapan konyol Farchan. Sampai dosen pun geleng-geleng kepala lantas segera mengusir Farchan.

“Oke silahkan Romeo dari Teknik ini keluar ruangan! Tunggu Julietnya mau presentasi dulu baru digombalin lagi nanti ya!!”, setengah mengusir pak dosen mendorong Farchan yang terus memberi kode telepon pada Naswa yang terpaku diam dengan wajah merah.

Siapa yang tidak jantungan dimintai nomor HP oleh idolanya?

**

Kalau cinta tidak usah pura-pura, orangnya pergi baru tahu rasa.

Itu adalah pepatah yang sangat pas dan langsung disikapi dengan gerak cepat oleh Farchan. Dua bulan mengenal Naswa nyatanya membuat Farchan kian yakin dengan perasaannya, tapi tidak dengan perasaan Naswa.

Kali ini dia butuh bantuan Shelly lagi.

Saat Farchan dan Nswa tengah asik menikmati makanan di café dekat kampus, mendadak Shelly datang dan duduk senaknya di samping Farchan.

“Chan…kamu tuh kemana aja sih? Bukan Cuma aku loh, mami aja sampe kangen nanyain kamu…”.

Naswa yang baru belum selesai dengan makanannya nampak sangat tidak nyaman melihat Shelly bergelayut mesra pada lengan Farchan, dan Shit! Farchan nampaknya anteng-anteng saja.

“Yaaa bilangin mami deh, nanti aku mampir ….” Ujarnya sambil melirik Naswa yang mulai salah tingkah. Jebakan maut mengenai sasaran.

Benar saja, Naswa segera berdiri.

“Eum.. sorry ya Chan, kalo gitu gue balik duluan…”

Farchan sengaja membiarkan Naswa pergi, sebelum kemudian menyusulnya. Biar bagaimanapun jangan sampai kesalahpahaman berlarut dan menimbulkan keretakan.

“Wa.. Naswa…!”

Tapi Farchan salah tebak, Naswa terlalu cepat berjalan karena memang tidak ingin disusul. Saat Farchan tiba di parkiran, gadis itu sudah duduk dengan resah di dalam taksi yang kebetulan lewat.

“Yaah… gimana dong Chan?? Jangan sampe gatot deh … susulin gih ke rumahnya!”

Shelly memberikan ide yang langsung direspon oleh Farchan.

Naswa tiba hanya beberapa detik saja sebelum mobil Farchan menyentuh aspal di depan rumahnya. Begitu turun dari taksi, Farchan segera menahan tangan Naswa yang akan membuka gerbang.

“Wa, dengerin gue dulu…”

“Ada apa lagi sih Chan.. lo ngapain nyusulin gue, kasian cewek lo..”

Naswa menatap Farchan dengan nelangsa. Sumpah, Farchan gemes banget. Sekaligus merasa bersalah.

“Cewek yang mana sih Wa, orang gue baru aja mau nembak elo jadi cewek gue…”

“Jangan aneh-aneh deh Chan, kasian cewek lo deh sumpah..”

Naswa sudah hampir menangis ketika Shelly yang geregetan akhirnya turun tangan.

“Cewek yang mana sih Wa…Gue?? Astaga lo deket sama abang gue tapi lo ga tau kalo gue adik kembarannya??”

Cerita Dongeng Sebelum tidur Panjang Untuk Pacar

Yup! Shelly yang sedari tadi duduk manis di mobil geregetan juga melihat abangnya slow motion banget.

“Lho.. jadi?” Naswa terbelalak ke arah Shelly.

Farchan langsung tergelak.

“Iya Wa, ini Shelly adik kembaran gue, emang beda kampus sih jadi lo juga mungkin ga nyadar….”

Mengetahui sudah dikerjain oleh Shelly dan Farchan, Naswa pun menghentak kaki dengan kesal.

“Eiit jangan marah dulu Wa! Ini ide gue… gue kesel aja abang gue lelet banget nembak elo.. lo mau ya Wa jadi pacar nya abang gue yang nyebelin ini?”. Shelly langsung menyambar tangan Naswa dan menuturkan permintaannya dengan tulus.

“Abang gue ini emang jutek kayak gunung es, tapi asal lo percaya aja, baru kali ini gue liat dia serius mau pedekate sama cewek…”

Naswa mau tidak mau terharu juga dengan permintaan Shelly dan akhirnya mengangguk pelan.

Farchan yang melihat hal itu sontak melotot.

“Serius Wa?? Lo mau jadi cewek gue???”

Naswa mengangguk sambil tertawa kecil. Shelly pun berteriak senang.

“Akhirrnyaaaaa….. asiiik gue dibeliin iPhone baru bulan ini!!”

Shellyyyyyy!!!!


Bagaimana cerita dongeng di atas? Apakah menurut Anda ceritanya seru, haru, bikin kesal, atau yang lainnya? Jika menurut Anda menarik, silahkan bagikan dongeng ini kepada teman, sahabat, atau untuk pacar tersayang dan cocok diberikan pada saat sebelum tidur.

Mungkin itu dulu Cerita Dongeng Sebelum tidur Panjang Untuk Pacar tentang Farchan dan Naswa. Jika Anda mempunyai saran, masukkan, pertanyaan, atau ingin request dongeng lainnya, silahkan tulis di kolom komentar ya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar