Selasa, 23 Mei 2017

Observasi di SMPN 1 Kalijambe

Tags

SMPN 01 Kalijambe
Rafsablog | Halo pembaca setia rafsablog, kali ini saya akan berbagi cerita sedikit tentang Pengalaman saya saat Observasi di SMPN 01 Kalijambe.

Sebelumnya apa itu observasi?
Menurut informasiahli.com :

Pengertian Observasi adalah Proses pengamatan dan pencatatan secara sistematis mengenai gejala-gejala yang diteliti. Observasi ini menjadi salah satu dari teknik pengumpulan data apabila sesuai dengan tujuan penelitian, yang direncanakan dan dicatat secara sistematis, serta dapat dikontrol keandalan (reliabilitas) dan kesahihannya (validitasnya). Observasi merupakan proses yang kompleks, yang tersusun dari proses proses psikologis dan biologis. Dalam menggunakan teknik observasi, hal terpenting yang harus diperhatikan ialah mengandalkan pengamatan dan ingatan si peneliti.

Menjadi Mahasiswa mungkin tugas observasi adalah suatu hal yang harus di jalani, terutama saat semester empat ke atas, karena saat saya mendapat tugas observasi kemarin saya ini masih semester 4 hehe. Kalau semester 4 ke bawah saya belum tau.

Kemarin pada hari kamis, (18 mei 2017) saya menjalankan tugas yaitu observasi di SMPN 01 Kalijambe, Sragen. Dengan tugas observasi untuk analisis nilai dan soal, saya mengunjungi SMPN 01 Kalijambe.

Seperti biasanya, sebelum beraksi saya membuat rencana terlebih dahulu untuk mendukung kelancaran rencana. Sebelum observasi, saya membuat rencana terlebih dahulu.

Begini rencana saya :
Pergi tujuan->menemui kepala->menemui guru TIK->tanya materi->kapan mulainya.

Tugas observasi saya adalah tugas kelompok, tapi karena teman saya yang agak santai dan mengulur waktu, akhirnya saya berjalan sendiri. Dan karena faktor orang tua saya yang mengejar-ngejar saya agar segera observasi ke sekolah, katanya takut keburu ujian

Sebenernya saya punya target untuk mengunjungi sekolah saya dulu, tapi karena hal tertentu seperti masih teringat guru killer, akhirnya saya mencoba ke sekolah yang lain.

Tapi alasan utama tidak menuju ke sekolah saya dulu bukan karena takut dengan guru killer, tapi saya ingin mencoba sekolah yang lain dan mencoba pengalaman baru.

-

Saat saya berangkat ke tempat tujuan dan setelah sampai di depan sekolah saya bingung dengan sekolahnya yang gandeng dengan SMKN 1 Kalijambe. Saya coba luruskan jalan untuk melihat mana SMK dan mana SMP. Dan puja kerang ajaib, akhirnya ketemu juga, hmm.

Lalu saya melihat ada anak yang lagi nongkrong di warung makan depan sekolah, dan saya tanya..

"Dek, mau tanya, adek sekolah di SMK apa SMP?" tanyaku ke salah satu anak.

"Saya SMP mas." jawabnya.

"Area parkir dan ruang kepala sekolahnya mana ya dek?"

"Itu mas, mas masuk aja nanti ada tempat parkir, kalau ruang kepala sekolahnya masnya bisa masuk dan coba tanya guru atau siswa yang ada."

Lalu saya masuk markirin motor dulu, lalu tanya ke salah satu siswa dan suruh nganterin ke ruang kepala sekolah.

Setelah sampai ke ruang kepala sekolah, saya disuruh ngisi buku tamu dulu untuk keperluan apa ke sekolah.

Dan nggak lama, ada guru yang detengin saya, mungkin kepala sekolah, karena pada salam setiap ketemu beliau. Saya di tanya ada perlu apa ke sekolah, dan saya menjelaskan kalau saya ke sekolah untuk tugas observasi :D

Lalu saya di hubungkan langsung ke guru TIK, dan saya di antar keruangannya. *Udah kaya tamu penting pokoknya.

Ternyata di Lab komputer, saya kira ke ruangan guru. Pas saya sampai bapak guru TIKnya sedang sibuk ngurus nilai. Saya menjelaskan ke beliau kalau saya ada tugas observasi. Beliau kelihatannya enak di ajak ngomong, ya jadinya saya agak nyantai wkwk.

Beliau (guru TIK) bilang kalau besok bisa langsung jalan dek. Saya tau itu tandanya di setujui. Dan saya bisa langsung pulang. Terus saya pamit pulang dan malamnya buat soal untuk di ujikan besok.

*Pagi 9:00

Saya mulai berangkat dari rumah jam 9-an. Sampai sekolah ternyata saat jam istirahat, dan saya langsung ke ruang Lab untuk menemui guru TIK. Setelah bel masuk, saya di antar ke kelas dan bisa langsung ujikan soalnya.

Ya awalnya perkenalan dulu, Nama, dari universitas, dan mau mengujikan soal. Tapi ada aja siswa yang menguju kesabaran saya :v
Namanya juga siswa, kalau nggak ada yang gitu kelas juga pasti sepi kaya kuburan.

Karena saya di bidang pendidikan, saya harus sabar dan harus bisa menangani siswa dengan cara yang baik dan benar. Saya bikin siswa yang rame itu terdiam, bukan karena saya marahi, tapi ada cara tersendiri. Karena setiap guru berbeda-beda cara ngurus siswanya :v

Dan saya menemukan siswa yang katanya ahli pelajaran TIK, terbukti dengan saya kasih soal cuma salah beberapa biji setelah saya koreksi.

Ternyata oh ternyata, katanya dia suka main game onlie.

"Dek, kamu kalau main komputer sukanya buka apa?"

"Saya sukanya main game, mas. Walaupun saya suka nge-game bukan berarti saya nggak bisa ngerjain soal ginian." Katanya.

Wah, ini nih calon penerus jiwa gamer saya. *ngomong dalam hati.

-

Ohh iya, saya observasi di dua kelas. Yang pertama kelasnya yang agak susah di atur, yang ke dua kelasnya si ahli TIK.

Kalau kelas yang susah di atur lumayan bikin greget. Tapi nggak masalah~
Lumayanlah, mengingatkan kembali pada jaman SMP saya dulu.

Walaupun jaman SD dulu saya adalah anak tercengeng di kelas, tapi setelah saya lulus dari SD, saya jadi agak sedikit nakal. Mungki karena pas jaman SD dulu saat hati merasa marah tapi takut untuk di keluarkan, hingga akhirnya saya bertemu dengan kawan saya yang mengajari saya tentang betapa pentingnya harga diri.

Pernah ketika harga diri di lecehkan, dan akhirnya saya ajak duel 1 vs 1 di lapangan :v
Siapa yang menang? ehem... SAYA. Dan tau-tau emaknya yang saya ajak duel dateng. *Pengalaman macam apa ini :v
Sering dulu duel 1 vs 1 pas jaman SMP. Emang pas jaman nakal-nakalnya itu ya pas jaman Smp. Jujur saya akui itu masih labil banget :v

Tapi setelah lulus SMP dan menginjakkan kaki di SMK, saya sedikit demi sedikit mulai sadar. Jadi orang nakal itu nggak ada gunanya!

Dan saya pernah ketemu teman saya yang dulu pernah saya ajak duel, sekarang dia jadi orang baik juga. Kami pun cerita ini itu banyak pokoknya.
Intinya, jadi orang nakal itu nggak ada gunanya!

Sudah gitu aja yang bahas jaman SMP dulu hehe.
Saya berfikir, mungkin anak yang masih sekolah itu yang nakalah, yang gayanya sok-sokanlah, itu kurang pencerahan. Aslinya semua orang itu baik, mungkin hatinya aja yang belum bisa tobat.

-

Oke lanjut ke observasi.
Saat di kelas yang agak rame itu, ada salah satu anak yang mungkin adalah bosnya, saya ajak ngobrol, saya kasih pencerahan sampai akhirnya dia bisa menghormati dan menghargai saya sebagai penggati sementara guru TIKnya.

Kelas serasa menjadi damai :v
Hingga akhirnya bel pulang berbunyi. Sebelum pulang, sempet saya ajak foto-foto buat kenangan.
Kumpulan fotonya nanti di bawah😄

Mungkin itu saja sob cerita saya ketika observasi di salah satu sekolah yang berada di sragen, jawa tengah.

Terimakasih kepada kepala sekolah yang mengijinkan saya untuk observasi.
Terimakasih kepada Bapak Agus yang memberi jam kepada saya untuk menggantikan bapak di mata pelajarannya, terimakasih juga atas cerita bapak yang membuat saya semangat dan termotivasi.
Dan terimakasih kepada murid-murid yang bisa saya ajak kerja sama hehe.

Inilah foto kenangan murid SMPN 1 Kalijambe.
SMPN 01 Kalijambe
VIII C

SMPN 01 Kalijambe
VIII C

SMPN 01 Kalijambe
VIII C

SMPN 01 Kalijambe
VIII C

SMPN 01 Kalijambe
VIII B
SMPN 01 Kalijambe
VIII B
Ohh iya, ada salah satu murid yang membuat saya sedih.
Dia memakai alat bantu jalan. Pengin saya tanya tentang itu tapi takut ngena hatinya dan takut kalau nanti membuat anaknya minder, sedih, dan saya nggak mau anaknya punya pengalaman buruk dengan saya karena saya bahas itu, jika suatu saat ketemu.
SMPN 01 Kalijambe

Saat saya ajak foto dianya nggak mau mungkin malu. Karena semua temannya sudah ke foto kecuali dia, akhirnya saya foto, ehh dianya malu. Kan kasihan, masa semua temannya ke foto kecuali dia. Jangan lihat mejanya, saya yakin itu bukan perbuatan dia.
Buat adek, semangat!

Artikel Terkait

Terimakasih sudah membaca artikel tentang Observasi di SMPN 1 Kalijambe. Jika ada yang mau di tanyakan silahkan tinggalkan komentar di bawah.

3 komentar

The power of tugas, lika-liku ngerjain tugas sebagai mahasiswa emang harus sabar mas, tapi perlu diingat adalah tidak semua orang bisa kuliah jadi manfaatkan momen ini untuk menempa diri

Keep fighting💪

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Berkomentarlah yang baik

1. Dilarang menggunakan unsur sara dan mengandung pornografi
2. Dilarang iklan dan nyepam
3. Dilarang menggunakan link aktif ^_^

-Admin Rafsablog-
EmoticonEmoticon